Dana APBN 2019 Rp10,54 T Mengalir ke Gorontalo

INDONESIASATU.CO.ID:

Gorontalo - Jumat (14/12), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 telah ditetapkan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2018. Di Tahun Anggaran 2019 nanti pendapatan negara diprokyeksikan mencapai Rp2.165,1 T, sementara total belanja negara yang dialokasikan sebesar Rp2.461,1 T. Dari total belanja negara tersebut, wilayah Gorontalo akan menerima kucuran dana Rp10,54 T yang terdiri dari Belanja Kementerian Negara/Lembaga sebesar Rp3,79 T dan Belanja Transfer Daerah/Dana Desa sebesar Rp6,75 T. Sementara berdasarkan wilayah, Belanja Transfer Daerah/Dana Desa akan mengalir masing-masing melalui Provinsi Gorontalo (Rp1,54 T), Kabupaten Gorontalo (Rp1,25 T), Kota Gorontalo (Rp726,13 M), Kabupaten Gorontalo Utara (Rp712,65M), Kabupaten Boalemo (Rp767,47 M), dan Kabupaten Pohuwato (Rp878,93 M).

Alokasi dana APBN untuk wilayah Gorontalo secara simbolis diwujudkan pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Dana TKDD Tahun 2019, pagi ini. Acara yang berlangsung di Gedung Belle Li Mbui tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo (Idris Rahim), Bupati/Walikota, serta Kepala Satuan Kerja Instansi Vertikal Kementerian/Lembaga di wilayah Gorontalo. Kegiatan ini merupakan agenda lanjutan acara Penyerahan DIPA 2019 Tingkat Nasional yang berlangsung di Istana Presiden beberapa hari yang lalu. Dalam sambutannya Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim menyampaikan arahan Presiden untuk APBN 2019 yang meliputi aspek koordinasi dan sinergitas antar instansi, fokus kebermanfaatan anggaran dan kegiatan, efektivitas program-program pembangunan 2019, pembatasan/penghematan anggaran, dan publikasi program kerja pemerintah. “Keseluruhan aspek tersebut perlu diupayakan bersama sebagai langkah untuk mewujudkan tata kelola keuangan negara/daerah yang baik”, ujar Idris.

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Fahma Sari Fatma menyampaikan Laporan Pengantar Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Dana TKDD Tahun 2019. Dalam laporannya, Fahma memaparkan bahwa tema APBN 2019 adalah “APBN untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing Melalui Pembangunan Sumber Daya Manusia”. Untuk mendukung tema tersebut, Fahma menekankan pentingnya perhatian satuan kerja pelaksana anggaran terhadap Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran, sehingga tercipta efisiensi dan efektivitas belanja negara. “Hasil evaluasi di tahun 2018 menunjukkan adanya kecenderungan penyerapan anggaran yang rendah di awal tahun dan baru menumpuk menjelang akhir tahun”, ujarnya. (DvL)

  • Whatsapp

Index Berita