Luapan Air Danau Towuti Rendam Pemukiman Warga Desa Loeha Luwu Timur

INDONESIASATU.CO.ID:

LUWU TIMUR – Pemukiman warga Dusun Turungan Mincarare, Desa Loeha Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur dalam terhitung dari 10 Juni 2019, hingga hari ini, tergenan air akibat tingginya intensitas curah hujan sehingga luapan air danau dan sungai Lambatu yang menyebabkan beberapa pemukiman rumah warga terendam banjir.

Selain rumah warga yang terkena banjir, kebun, dan puluhan hektar sawah padi warga pun ikut tenggelam sehingga di pastikan warga mengalami gagal panen.

Disampaikan, Rusli Nurdin (31) salah satu warga Desa Loeha, kepada Indonesiasatu.co.id mengatakan,  Selain rumah, sawah milik wargapun ikut terendam sehingga tidak bisa dikelola.

“Bahkan air yang menggenangi rumah kami mencapai ketinggian sekitar 60 cm , bagian datar rendah, dan bagian datar yang agak tinggi 25 – 30 cm tingginya air yang menggenangi rumah kami warga Desa Laoha,” terangnya, Kamis (20/6/2019).

Dia menambahkan langkah- langkah yang dilakukan oleh Pemkab dan PT. Vale Indonesia Tbk belum ada.

"Harapannya masyarakat agar supaya ada perhatian khusus dari Pemkab terlebih lagi oleh PT. Vale Indonesia Tbk agar supaya debit air danau Towuti dikurangi dengan membuka sebagian pintu dam Larona," tambahnya. 

Warga Dusun Turungan Mincarare ini juga berharap bantuan kepada Pemkab Lutim melalui dinas badan penanggulan bencana daerah ( BPBD ), serta Dinsos kabupaten Luwu Timur agar kiranya bisa memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir.(JIS)

  • Whatsapp

Index Berita